Fujianti Utami Putri biasa dikenal dengan sebutan “Fuji” atau “Uti”. siapa yang tidak mengenal sosok Fuji yang akhir-akhir ini viral karna “jalur kematian??” WAW serem banget ya denger kata “Kematian”. Tapi tenang disini kita tidak membahas tentang kenapa fuji bisa terkenal, melainkan fenomenanya. Fenomena adalah peristiwa atau kejadian yang dapat diamati, diukur atau diperhatikan secara empiris. Menurut tokoh psikologi Sigmund Freud bahwa fenomena mengamati dan menganalisis berbagai psikologis dalam studi tentang psikoanalisis, termasuk konsep seperti kesadaran bawah dan mekanisme pertahanan.
Banyak orang zaman sekarang mudah sekali menyakiti orang lain dengan jempol mereka di sosial media. Salah satu yang kita ambil adalah “Fuji”. Semenjak nama dia melonjak banyak orang-orang yang tidak segan membully dengan kata-kata yang tidak pantas seperti “halah jalur kematian aja bangga”, “jalur kematian 0 prestasi” dan lain sebagainya. Apakah orang-orang sadar bahwa perkataan tersebut termasuk dalam Cyberbullying?? loh kok bisa di bilang bully sih kan emang kenyataannya, hmm.. yuk mari kita ulik tentang apa sih cyberbullying dan efek dari cyberbullying itu?
Cyberbullying adalah bentuk penindasan yang terjadi secara online, hal ini melibatkan penggunaan teknologi seperti media sosial, pesan teks, email atau form online untuk melecehkan, mengancam, mengintimidasi atau menyakiti seseorang. efek jangka panjang dari cyberbullying itu sendiri dapat menimbulkan emosional dan psikologis yang parah bagi korban, termasuk kecemasan, depresi, rendah diri dan dalam kasus ekstrim seperti melukai diri atau bunuh diri.
Kalian tahu tidak secara tidak sadar mental seseorang bisa rusak karena efek dari cyberbullying, bahkan banyak dari setiap vlog yang kita tonton salah satunya di channel Denny Sumargo, Fuji bilang “Aku hancur banget, aku takut bangun karena aku takut menjalani hidup, semua orang menyalahkan aku dan salah satu ada yang bilang aku memanfaatkan keadaan.” sedih ya denger kata-kata ini. Apakah kalian tahu bahwa seseorang yang memiliki mental breakdown sangatlah berbahaya, mental breakdown adalah istilah untuk menggambarkan situasi ketika seseorang mengalami kondisi stress atau tekanan yang sangat parah hingga tidak mampu mengatasi perasaan tersebut secara efektif. Efek dari mental breakdown adalah gangguan emosional, menarik diri dari hubungan sosial. Tuh… bahayakan?
Dari paparan diatas, bisa kita simpulkan bahwa setiap orang pasti tidak akan ada yang mau diposisi ini, semua yang berlalu biarlah berlalu. Semua yang terjadi itu sudah menjadi takdir, tidak ada seorang pun yang bisa melawan takdir Tuhan. Kematian, jodoh, ekonomi semua sudah Tuhan yang mengatur. Kita sebagai manusia hanya bisa menerima takdir yang sudah tuhan tentukan. Tidak mungkin seseorang harus terus terpuruk dalam masalahnya, tinggal menyisakan perjalanan hidup yang di lanjutkan oleh pewaris untuk melanjutkan perjalanan karir yang bisa jadi dicita-citakan oleh almarhumah melalui Fuji dan keluarganya.
STOP BULLYING, Kamu tidak akan pernah terlihat baik walaupun kamu mencoba untuk membuat orang lain terlihat buruk. Ingat roda kehidupan itu selalu berputar, kita tidak pernah tau apa yang dirasakan seseorang. karena pada dasarnya mental seseorang itu berbeda beda! Belajarlah untuk menjadi orang baik agar di perlakukan baik oleh orang lain!
Apa kamu pernah mengalami bullying? yuk share dan bagi ceritamu!

