Kecanduan gadget sudah menjadi salah masalah yang sering dikeluhkan orang tua, terutama semenjak pandemi melanda. Akibatnya, anak lebih senang diam di rumah bermain dengan gadget mereka dibanding bermain di luar rumah.
Banyak orangtua yang membeikan gawai pada anak mereka agar si anak tidak rewel ketika ditinggal, bahkan banyak orangtua yang sengaja membiarka anaknya diam dirumah seharian bermain gadget dengan alasan agar anak anteng ketika orangtua sedang melakukan kesibukannya.
Hal itu tentu saja bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, serta kemampuan sosialisasi mereka.
Dampak Buruk Gadget Untuk Anak
Penggunaan gadget yang berlebihan akan membawa dampak buruk bagi perkembangan sosial dan emosional anak. Dampak buruk penggunaan gadget pada anak antara lain anak menjadi pribadi tertutup, gangguan tidur, suka menyendiri, perilaku kekerasan, pudarnya kreativitas, dan ancaman cyberbullying.
Anak mudah marah akibat gadget
setelah satu jam menatap layar ponsel, anak-anak dan remaja cenderung menjadi lebih tidak peduli, kontrol diri berkurang, dan stabilitas emosi juga menurun. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan risiko kecemasan dan depresi. Anak yang bermain gawai secara berlebihan bisa menimbulkan reaksi negatif pada anak.
Sehingga, ketika anak-anak lain mengajaknya bermain atau orang dewasa mengajaknya berinteraksi, seperti berdiskusi atau memberikannya nasihat,anak akan menganggap ini adalah gangguan dan anak bisa saja cuek dan tak menggubrisnya bahkan bisa marah teradap orang yang ia rasa menggangu.
Anak yang terbiasa hidup dengan gadget biasanya lebih malas dari pada anak lainnya dan dia akan mudah kesal bila apa yang diinginkannya tidak dipenuhi. Sebab, selama ini, apa yang diinginkannya bisa dengan mudah ia dapatkan lewat teknologi canggih yang ditawarkan sebuah gadget.
Tips untuk anak yang kecanduan gadget
Berikut adalah beberapa tips yang bisa orangtua coba untuk mengatasi kecanduan gadget pada anak :
1. Batasi pengguan gadget pada anak
Untuk mengatasi kecanduan gadget pada Si Kecil, waktu penggunaan harus dibatasi, ya. Tentukan durasi dan jadwal untuk bermain gadget. Selain itu, awasi juga Si Kecil saat bermain gadget, supaya ia tidak mengakses konten yang mengandung pornografi atau kekerasan.
2. Ajak anak melakukan aktivitas lain
Ayah/Bunda bisa mengajak si kecil untuk melakukan aktivitas lain misalnya seperti bersepeda, pergi ketaman, ataupun berolahraga. Jika tidak bisa keluar rumah, ada juga banyak aktivitas seru lainnya yang bisa dilakukan di rumah untuk menghibur anak, seperti bermain petak umpet, menggambar, membuat rumah – rumahan dan lainnya.
3. Tetapkan area bebas gadget
Buat peraturan untuk anak agar tidak bermain gawai di tempat – tempat tertentu seperti di meja makan, di mobil, di kamar tidur. Di tempat tersebut, anggota keluarga yang lain juga tidak diperbolehkan menggunakan gawai.
4. Jadilah contoh yang baik untuk anak
Anak-anak cenderung mengikuti apa yang orangtua mereka lakukan dibanding apa yang orang tua mereka katakan. Jadi, bila ibu ingin mengatasi anak kecanduan gadget, ibu perlu menjadi contoh yang baik dengan tidak terus menerus melihat gadget.
5. Habiskan lebih banyak waktu dengan anak
Hal ini mungkin terdengar terlalu sederhana, tapi penelitian sudah membuktikan bahwa anak-anak yang sering dibiarkan sendirian lebih cenderung kecanduan gadget karena kurangnya aktivitas.
6. Beri tahu anak bahaya menggunakan gadget terlalu lama
Selain itu, jelaskan pada Si Kecil dengan bahasa yang mudah bahwa gadget dan internet bisa menjadi tempat yang berbahaya untuknya, apalagi jika Si Kecil juga bermain di media sosial.
Itulah beberapa tips yang bisa orangtua lakukan untuk mengatasi anak yang kecanduan gadget. Jika anak tetap tidak diatasi dengan cara di atas atau anak memiliki masalah perilaku yang mengkhawatirkan, sebaiknya coba bawa anak untuk menemui psikolog anak.
Untuk mendapatkan bantuan psikologis silahkan hubungi HelpLine : 085829293939 atau buat janji temu di Smartalent Psychology Art Center dengan cara klik link berikut https://wa.link/vh0phf
