Psikolog Anak & Remaja – Bunda Lucy

Mengapa Perempuan Lebih Banyak Menderita Gangguan Mental?

Sebagaimana tubuh atau fisik yang dapat terkena penyakit, kondisi psikis seseorang juga dapat terganggu. Gangguan kesehatan jiwa atau mental ini dapat menyerang siapa saja, lelaki atau perempuan. Orang dewasa hingga anak-anak. Secara tren, gangguan kesehatan mental di Indonesia meningkat dalam tiga dekade terakhir. Data menunjukkan, perempuan lebih rentan menderita gangguan mental, seperti depresi hingga kecemasan berlebihan, daripada laki-laki. Kendati begitu, jika ditangani dengan tepat penderita penyakit jiwa dapat hidup dan beraktivitas normal.

Dalam definisi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit kejiwaan ditandai dengan gangguan yang terjadi secara klinis pada kognisi, pengaturan emosi, atau perilaku seseorang. Gangguan kesehatan mental ini mencakup banyak bentuk, termasuk depresi, kecemasan, bipolar, gangguan makan, dan skizofrenia. Riset dari Institute for Health Metrics and Evaluation University of Washington terkait Global Burden of Disease (GBD) 2019 menunjukkan, tingkat prevalensi gangguan mental di Indonesia beragam. Prevalensi terbesar adalah depresi dan kecemasan.

Pada wanita, perubahan kadar hormon, seperti estrogen dan progesteron, bisa memengaruhi bagian sistem saraf yang berhubungan dengan suasana hati. Hal ini kemudian berkaitan juga dengan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental, termasuk depresi.

Wanita mengalami ragam fase kehidupan yang dapat memengaruhi kondisi psikisnya, mulai dari pendidikan, karir, menikah, memiliki anak, hingga proses membesarkan anak.

Selain itu, wanita juga memiliki cara yang cukup unik saat menghadapi masalah. Misalnya, dengan lebih banyak mempertimbangkan dan memikirkan berbagai hal dan kemungkinan, serta lebih melibatkan perasaan saat berada pada suatu hubungan baik dengan teman, kerabat, bahkan pasangan. hal-hal itulah yang turut memengaruhi kesehatan mental seorang wanita 

perempuan yang mengalami depresi di Indonesia sebesar 2,9% dari populasi. Artinya, sekitar 8 juta perempuan dari sekitar 270 juta penduduk mengalami gangguan depresi. Angka ini lebih tinggi dari prevalensi laki-laki dengan gangguan serupa yakni hanya 2% atau sekitar 5 juta orang. Sementara itu, prevalensi gangguan kecemasan pada perempuan di Indonesia mencapai 4,5%. Jumlahnya hampir dua kali lipat dibandingkan laki-laki. Begitu pula perempuan memiliki prevalensi gangguan makan lebih tinggi. Dilihat dari trennya, gangguan kesehatan mental di Indonesia mengalami peningkatan, terutama pada perempuan yang mengalami depresi, kecemasan, dan gangguan makan.

Strategi Mengatasi Gangguan Mental pada Perempuan

Penting untuk menyadari bahwa menderita gangguan mental bukanlah akhir dari perjalanan. Ada banyak strategi yang dapat membantu perempuan mengatasi tantangan ini. Artikel ini akan menyajikan beberapa langkah praktis dan strategi kesehatan mental yang dapat membantu perempuan mengelola dan mengatasi gangguan mental, termasuk dukungan sosial, terapi, dan perubahan gaya hidup.

berikut adalah penjelasan lebih rinci tentang cara mengatasi gangguan mental pada perempuan:

1. Dukungan Sosial

  • Jaringan Dukungan

Membangun dan memelihara hubungan yang sehat dengan teman, keluarga, atau komunitas dapat memberikan dukungan emosional yang diperlukan. Berbicara dan berbagi perasaan dengan orang-orang terpercaya dapat membantu mengurangi rasa isolasi.

  • Partisipasi dalam Kelompok Dukungan

Bergabung dengan kelompok dukungan, baik secara online maupun offline, dapat memberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan orang-orang yang mengalami hal serupa. Ini dapat menciptakan rasa solidaritas dan memperkuat dukungan sosial.

2. Terapi dan Konseling

  • Psikoterapi

Menghadiri sesi terapi dengan seorang profesional kesehatan mental dapat membantu perempuan menjelajahi dan memahami faktor-faktor yang menyebabkan gangguan mental. Terapi kognitif perilaku (CBT), terapi percakapan, atau terapi keluarga dapat menjadi pilihan tergantung pada kebutuhan individu.

  • Konseling Psikologis

Menggunakan konseling psikologis sebagai alat untuk memahami emosi, membangun keterampilan mengatasi stres, dan mengidentifikasi strategi koping dapat membantu perempuan menghadapi tantangan kesehatan mental.

3. Pengelolaan Stres dan Gaya Hidup Sehat

  • Olahraga Teratur

Aktivitas fisik teratur tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi tingkat stres. Berbagai jenis olahraga, seperti jalan kaki, berlari, atau yoga, dapat menjadi pilihan.

  • Nutrisi Seimbang

Memastikan asupan nutrisi yang seimbang dapat mendukung kesehatan mental. Hindari konsumsi berlebihan alkohol atau kafein, dan pertimbangkan untuk memasukkan makanan yang kaya akan nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, dan protein.

4. Teknik Relaksasi

  • Meditasi dan Mindfulness

Praktik meditasi dan teknik mindfulness dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesadaran diri. Memanfaatkan pernapasan dalam dan fokus pada momen sekarang dapat membantu meredakan stres.

  • Seni dan Musik Terapi

Beberapa perempuan merasa terbantu melalui seni atau musik terapi. Mengekspresikan diri melalui seni atau mendengarkan musik yang menenangkan dapat menjadi cara kreatif untuk mengatasi gangguan mental.

5. Konsultasi dengan Profesional Kesehatan

  • Konsultasi dengan Dokter

Jika diperlukan, berkonsultasi dengan dokter untuk mengevaluasi apakah pengobatan farmakologis diperlukan. Beberapa kondisi memerlukan pendekatan gabungan antara terapi dan obat-obatan.

Penting untuk diingat bahwa setiap individu unik, dan pendekatan yang paling efektif dapat bervariasi. Kombinasi beberapa strategi ini, disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu, dapat membantu perempuan mengatasi gangguan mental dan mencapai kesejahteraan mental yang lebih baik.

Melalui pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental perempuan dan memberikan panduan praktis untuk mengatasi tantangan ini, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan mental perempuan.

Untuk mendapatkan bantuan menangani masalah kesehatan mental silahkan hubungi HelpLine : 085829293939, Atau buat janji temu di Smart Talent Psychology Art Center dengan klik link berikut : https://wa.link/vh0phf

Tags :
Uncategorized
Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post :

Bunda Lucy - Psikolog Anak Jakarta

Bunda Lucy

Psikolog Profesional