Psikolog Anak & Remaja – Bunda Lucy

Mengenal Anxiety yang Mengganggu Dan Berbagai Jenisnya Serta Cara Mengatasinya

Anxiety atau kecemasan adalah respons alami tubuh terhadap stres. Namun, ketika kecemasan ini berlebihan dan mengganggu kehidupan sehari-hari, maka hal ini menjadi masalah yang serius. Artikel ini akan membahas tentang berbagai jenis anxiety yang mengganggu dan cara mengatasinya.

Pengertian Anxiety

Anxiety adalah perasaan khawatir atau takut yang intens dan terus-menerus. Meskipun semua orang pasti pernah merasa cemas, anxiety yang berlebihan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan mempengaruhi kesehatan mental. Gangguan kecemasan dan anxiety tidaklah sama. Rasa cemas terbilang normal apabila masih terkendali dan hilang setelah faktor pemicu munculnya rasa cemas teratasi. Namun, jika perasaan cemas menetap, bahkan memburuk hingga akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai gangguan kecemasan (anxiety disorder).

Jenis-jenis Anxiety yang Mengganggu

Berikut ini adalah jenis-jenis anxiety disorder atau gangguan kecemasan beserta gejalanya:

  • Generalized Anxiety Disorder (GAD)

Generalized Anxiety Disorder atau GAD adalah gangguan kecemasan umum yang ditandai dengan kekhawatiran berlebihan tentang berbagai aspek kehidupan. Orang dengan GAD merasa cemas hampir setiap hari dan sering kali sulit untuk mengendalikan rasa cemas tersebut.

  • Panic Disorder

Panic Disorder ditandai dengan serangan panik yang tiba-tiba dan berulang. Serangan panik ini biasanya disertai dengan gejala fisik seperti jantung berdebar, sesak napas, dan pusing. Orang dengan Panic Disorder sering kali hidup dalam ketakutan akan serangan panik berikutnya.

  • Fobia

Fobia merupakan jenis gangguan anxiety yang membuat penderitanya memiliki rasa takut yang berlebihan dan cenderung tidak rasional terhadap suatu benda, binatang, atau situasi tertentu. Orang yang memiliki fobia bisa mengalami serangan panik atau rasa takut yang hebat ketika melihat sesuatu atau berada di tempat yang menjadi pemicu fobia, misalnya laba-laba, darah, berada di tengah keramaian, tempat yang gelap, tempat tinggi, atau ruangan tertutup.

  • Social Anxiety Disorder (SAD)

Social Anxiety Disorder atau SAD adalah kecemasan yang muncul dalam situasi sosial atau saat harus tampil di depan umum. Orang dengan SAD merasa takut akan dihakimi, dipermalukan, atau ditolak oleh orang lain. Akibatnya, mereka cenderung menghindari situasi sosial.

  • Obsessive-Compulsive Disorder (OCD)

Obsessive-Compulsive Disorder atau OCD adalah gangguan yang ditandai dengan pikiran obsesif dan perilaku kompulsif. Pikiran obsesif adalah pikiran yang tidak diinginkan dan berulang, sementara perilaku kompulsif adalah tindakan yang dilakukan untuk mengurangi kecemasan yang disebabkan oleh pikiran obsesif tersebut.

  • Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD adalah gangguan kecemasan yang muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan kejadian traumatis. Gejala PTSD termasuk kilas balik, mimpi buruk, dan kecemasan yang parah.

Hal yang perlu diwaspadai adalah ketika rasa cemas tetap muncul meski faktor pemicunya sudah hilang, atau perasaan cemas muncul tanpa alasan jelas dan mengganggu aktivitas. Dalam hal ini, Anda patut mencurigai adanya gangguan kecemasan.

Ketahui Berbagai Gejala Anxiety

Setiap orang dapat merasa cemas ketika hendak menghadapi atau sedang berada dalam situasi yang dirasakan mengancam atau menakutkan. Beberapa contoh situasi tersebut adalah pindah sekolah, memulai pekerjaan baru, akan menjalani operasi, menghadapi ujian, mengalami musibah, atau menunggu istri yang akan melahirkan.

Munculnya rasa cemas karena harus berhadapan dengan situasi atau keadaan yang dianggap dapat menimbulkan stres adalah hal yang normal. Orang yang cemas biasanya akan merasakan gejala-gejala berikut ini:

  • Sulit atau bahkan tidak bisa tidur
  • Banyak berkeringat
  • Tubuh terasa lemas
  • Sulit konsentrasi
  • Adanya perasaan seperti akan ditimpa bahaya
  • Gugup, gelisah, dan tegang
  • Detak jantung cepat
  • Napas cepat
  • Gemetaran

Cemas atau anxiety tidak selalu merupakan hal yang buruk. Dengan pikiran positif, rasa cemas yang muncul dapat dijadikan motivasi atau dorongan untuk dapat mengatasi tantangan atau situasi tertentu. Sebagai contoh, saat akan ujian atau wawancara kerja, rasa cemas mungkin bisa membuat Anda termotivasi untuk belajar atau mempersiapkan wawancara kerja dengan sebaik-baiknya.

Cara Mengatasi Anxiety

  • Mencukupi waktu tidur dan istirahat
  • Membatasi konsumsi kafein dan minuman beralkohol
  • Mengurangi stres dengan mencoba teknik relaksasi, misalnya meditasi dan yoga
  • Berolahraga secara teratur
  • Curhat dengan orang yang Anda percayai

Jika cara-cara di atas sudah dilakukan dan faktor pemicu anxiety juga sudah teratasi, tetapi rasa cemas belum juga hilang, disarankan untuk Anda melakukan Terapi psikologis seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) sangat efektif dalam mengatasi berbagai jenis anxiety. CBT membantu individu mengenali dan mengubah pola pikir negatif yang menyebabkan kecemasan.

Apabila hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa Anda mengalami gangguan kecemasan, psikiater akan mengatasi anxiety yang Anda rasakan dengan psikoterapi dan konseling, serta pemberian obat penenang bila memang dibutuhkan.

Dukungan dari keluarga, teman, atau kelompok pendukung juga sangat penting dalam mengatasi anxiety. Berbicara tentang perasaan dan mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat dapat membantu mengurangi kecemasan.

Anxiety yang muncul akibat gangguan kecemasan lama-kelamaan berpotensi membuat penderitanya merasa depresi, ingin bunuh diri, hingga menyalahgunakan obat-obatan atau minuman beralkohol. Oleh karena itu, jika Anda mengalaminya, segeralah berkonsultasi ke psikiater.

Untuk mendapatkan bantuan menangani masalah Anxiety dan masalah kesehatan mental silahkan hubungi HelpLine : 085829293939, Atau buat janji temu di Smart Talent Psychology Art Center dengan klik link berikut

Anxiety yang mengganggu adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Namun, dengan pemahaman yang tepat tentang jenis-jenis anxiety dan cara mengatasinya, seseorang dapat mengendalikan kecemasan dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Tags :
Uncategorized
Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post :

Bunda Lucy - Psikolog Anak Jakarta

Bunda Lucy

Psikolog Profesional