Psikolog Anak & Remaja – Bunda Lucy

Dampak Dari Pinjaman Online

Siapa yang tidak asing dengan kata Pinjaman Online” atau bisa disebut juga dengan Pinjol. Yap betul, Banyak masyarakat Indonesia yang terjebak dalam pinjaman online, sejumlah perusahaan memang memiliki TKB90 mencapai 100%. Tapi tak sedikit juga yang mendapatkan 80%, bahkan Tanifud dan Pintek hanya 30%. Artinya tingkat kredit macet di kedua platform tersebut nyaris 70% (CNBC Indonesia). Bahkan mirisnya generasi dari gen Y dan Z semakin gemar menggunakan layanan pinjaman online (PINJOL). Mayoritas penerima pinjaman online di Indonesia merupakan anak muda berusia 19-34 tahun mencapai 10,91 juta penerima dengan nilai pinjaman sebesar Rp.26,87 Triliun pada Juni 2023, jumlahnya meningkat 2,7% secara bulanan (m-to-m) dan 43,5% secara tahunan. Lalu disusul oleh 35-54 tahun sebanyak 686.354 dengan penyaluran sebesar Rp.2 triliun, jumlah meningkat 3,2% dibandingkan pada mei 2023 (m-to-m) tapi merosot 54.3% secara tahunan (indonesiabaik.id). Waw bukan angka yang kecil ya, tapi apakah kalian tahu bahwa dampak dari Pinjaman Online sendiri bisa mengenai psikis kita loh! Apa lagi kalau kita tidak membayarnya tepat waktu, kita akan dikejar oleh penagih sampai kita bisa bayar. Kira-kira dampak yang terjadi saat memakai pinjaman online apakah itu

  1. Stress dan Depresi, banyak penelitian psikologis menunjukan bahwa stress finansial termasuk masalah hutang, dapat menjadi faktor risiko untuk depresi. jika berkepanjangan dapat mempengaruhi mental seseorang.
  2. Masalah kesehatan fisik, stress yang berkelanjutan akibat hutang dapat berdampak pada kesehatan fisik, ini dapat menyebabkan gangguan tidur, tekanan darah tinggi, pusing dan gangguan lainnya.
  3. Kurangnya kemampuan untuk mencukupi kebutuhan dasar, hutang yang besar dapat mengganggu kemampuan untuk memenuhi kebutuhan misalnya makanan, tempat tinggal dan lainnya.
  4. Perasaan Malu dan Stigma, Orang yang terlilit hutang sering kali merasa malu dan terisolasi sosial karena perasaan ini. Stigma sosial yang terkait dengan masalah keuangan juga dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan mendorong depresi.
  5. Dampak Kesejahteraan Psikologis, Beberapa ahli psikologi telah mempelajari dampak masalah keuangan, termasuk hutang, pada kesejahteraan psikologis. Mereka menyoroti pentingnya pemahaman, dukungan sosial, dan pemecahan masalah dalam mengatasi dampak negatif ini.
  6. Ketakutan, orang terlilit hutang juga cenderung mengembangkan perasaan takut karena teror yang diterima, dan takut untuk keluar rumah.

Lalu bagaimana jika sudah terlanjur terlilit hutang pinjaman online? Untuk mengatasi masalah hutang harus dengan cara bijaksana, menurut perspektif psikologis adalah

  1. Terimalah kondisi anda, berdamailah dengan diri sendiri, tanamkan dalam diri kalian bahwa masalah adalah langkah awal untuk mengatasi dan memecahkan masalah, pada dasarnya masalah datang agar bisa menjadikan diri kita lebih bijak dalam melakukan sesuatu.
  2. Temukan dukungan psikologis, Konsultasikan dengan seorang profesional kesehatan mental atau konselor keuangan yang berpengalaman. Mereka dapat membantu Anda dalam mengelola stres, perasaan cemas, atau depresi yang mungkin muncul akibat hutang. Konseling psikologis dapat membantu Anda mengembangkan strategi untuk menghadapi masalah ini secara emosional dan mental.
  3. Buat rancangan keuangan, bekerja sama dengan seorang konselor keuangan atau ahli keuangan yang berpengalaman untuk membuat rencana keuangan yang realistis.
  4. Pentingkan kesehatan mental, jangan ragu untuk mencari bantuan psikolog jika anda merasa stress, cemas atau depresi akibat hutang. Jangan merasa malu untuk mencari dukungan sosial.
  5. komunikasikan dengan kreditur, jangan ragu untuk berkomunikasi. Mereka mungkin bersedia membantu anda dalam perpanjangan jangka waktu pembayaran.
  6. Jangan Isolasi Diri, Jangan merasa harus menghadapi masalah ini sendirian. Berbicaralah dengan teman atau keluarga yang Anda percayai, atau cari dukungan dalam kelompok-kelompok yang dapat memberikan pandangan dan pengalaman yang serupa.
  7. Bertanggung Jawab, Tanggung jawab atas situasi keuangan Anda adalah langkah yang penting. Hindari membuat keputusan finansial yang lebih buruk dalam upaya untuk mengatasi hutang saat ini.

Ingatlah bahwa mengatasi masalah hutang bisa memakan waktu dan usaha, tetapi dengan dukungan yang tepat dan perencanaan yang baik, Anda dapat membuat kemajuan dalam mengatasi masalah keuangan Anda dan mengurangi dampaknya pada kesejahteraan mental Anda. Ahli psikologi juga telah berkontribusi pada pengembangan kebijakan dan intervensi yang bertujuan untuk membantu individu yang terlilit hutang dan mengalami masalah kesejahteraan mental. Ini termasuk program-program konseling keuangan, pelatihan pengelolaan keuangan, dan dukungan psikologis.

Untuk mendapatkan bantuan psikologis silahkan hubungi HelpLine : 085829293939 atau buat janji temu di Smartalent Psychology Art Center dengan cara klik link berikut https://wa.link/vh0phf

Tags :
Uncategorized
Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post :

Bunda Lucy - Psikolog Anak Jakarta

Bunda Lucy

Psikolog Profesional