Psikolog Anak & Remaja – Bunda Lucy

Mengapa Terjadi Lonjakan Kasus Bullying di Sekolah? Apa Penyebab Dan cara Mengatasinya

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap pendidikan, kekhawatiran tentang makin banyaknya kasus Bullying atau perundugan di sekolah menjadi sebuah isu yang mendesak. Perundungan atau yang bisa disebut juga bullying adalah perilaku menindas atau merundung yang dilakukan dengan sengaja dengan maksud menyakiti seseorang, baik secara emosional, fisik, atau seksual. Perilaku ini biasanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi bisa juga pada lingkungan masyarakat atau di tempat kerja.

Mengapa Terjadi Lonjakan Kasus Bullying di Sekolah?

  • Perubahan Dinamika Sosial

Dengan makin kompleksnya dinamika sosial, sekolah tidak lagi hanya menjadi tempat pembelajaran formal. Interaksi antar siswa semakin beragam, dan ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya perilaku perundugan.

  • Ketidaksetaraan dan Tekanan Akademis

Persaingan yang tinggi di lingkungan akademis dapat menciptakan tekanan ekstra pada siswa. Beberapa mungkin mencari cara untuk mengatasi tekanan ini melalui perilaku perundugan sebagai bentuk pelampiasan.

Penyebab Kasus Perundugan Atau Bullying di Sekolah

Penyebab perundungan bermacam-macam, mulai dari pengaruh pergaulan yang tidak baik hingga kurangnya empati. Bullying dapat menimbulkan trauma psikologis atau luka batin, baik pada korban maupun pelaku. Oleh karena itu, penting untuk mengajarkan anak tentang bullying supaya mereka tidak menjadi pelaku atau korbannya. Terkadang banyak orang yang menganggap bahwa pelaku bullying adalah orang yang jahat. Sebenarnya, tidak semua pelaku bully melakukannya karena keinginannya. Beberapa orang bahkan tidak paham bahwa yang dilakukannya adalah tindakan bullying.

Bullying tak hanya menimbulkan luka fisik, tetapi korban bullying juga sering kali mengalami berbagai masalah psikologis lainnya seperti trauma, cemas, luka batin, jadi tidak percaya diri, gelisah, suka mimpi buruk, sulit percaya pada orang lain, suka menyakiti diri sendiri, depresi hingga keinginan untuk bunuh diri.

Berikut ini adalah beberapa penyebab bullying yang bisa terjadi :

  • Kesalahan pola asuh keluarga yang terlalu keras
  • Kurang mendapatkan perhatian dari keluarga dan orang di sekitarnya
  • Pernah menjadi menjadi korban bully
  • Pernah melihat orang lain melakukan kekerasan
  • Ingin dianggap populer
  • Ingin memiliki kekuasaan dan memegang kendali
  • Kurang edukasi dan empati
  • Pengaruh game yang dimainkan
  • Supaya bisa berbaur dan berteman

Cara Mengatasi Kasus Perundugan di Sekolah

  • Penguatan Program Pendidikan Anti-Perundugan

Memasukkan program pendidikan yang fokus pada pencegahan perundugan ke dalam kurikulum sekolah dapat membantu meningkatkan kesadaran dan membangun sikap yang lebih positif di antara siswa.

  • Penegakan Aturan dan Sanksi yang Konsisten

Penting untuk menerapkan aturan dan sanksi yang jelas dan konsisten terhadap perilaku perundugan. Ini menciptakan lingkungan yang aman dan memastikan bahwa pelanggaran mendapatkan tanggapan yang tegas.

  • Keterlibatan Orang Tua

Melibatkan orang tua dalam upaya pencegahan perundugan adalah kunci. Komunikasi terbuka antara sekolah dan orang tua dapat menciptakan dukungan yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini.

Ada beberapa cara lainnya untuk mencegah kasus bullying sejak dini yaitu :

  • Tanamkan pola pikir antibullying dengan tidak mengajarkannya berteriak, memukul, mendorong, dan meledek orang lain. Berikan pemahaman bahwa membuat candaan atau guyonan yang bisa menyakiti orang lain merupakan salah satu bentuk bullying.
  • Ajarkan anak cara untuk mengatasi bullying, dan berikan motivasi serta keberanian untuk melaporkan kepada guru atau orang tua bila mengalami atau melihat perilaku bullying di antara teman-temannya.
  • Ciptakan komunikasi yang baik dan terbuka. Tanyakan apa yang anak atau adik Anda rasakan selama di sekolah dan ajak mereka untuk bercerita.
  • Sertakan anak dalam kegiatan ekstrakurikuler guna mengembangkan hobi dan kemampuan bersosialisasinya. Ini juga bisa menjadi ajang baginya untuk mengasah bakat yang dimilikinya dengan cara yang positif.
  • Bangun kepercayaan diri anak-anak. Ketika ia mengetahui kemampuan dan perasaan tentang dirinya, perasaan intimidasi yang mungkin dirasakannya akan berkurang.

Mengatasi lonjakan kasus perundugan di sekolah memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Dengan meningkatkan pemahaman, menerapkan tindakan preventif, dan melibatkan semua pihak terkait, kita dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung pertumbuhan siswa secara positif. Jika Anda mengenali tanda-tanda bullying pada keluarga, teman, atau kerabat. Jika anak Anda mengalami perundungan, perhatikanlah apakah ia takut pergi ke sekolah, prestasi akademinya tiba-tiba menurun, berubah sikap menjadi lebih tertutup, hingga muncul luka, atau nyeri tanpa sebab yang jelas di tubuhnya.

Jika mendapati tanda-tanda tersebut, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memberikan pemahaman dan pengertian bahwa hal itu terjadi bukan karena salah mereka. Ajak korban bullying untuk bercerita secara perlahan tentang apa yang terjadi dan laporkan kejadian tersebut pada pihak sekolah atau orang tua pelaku. 

Untuk mendapatkan bantuan menangani masalah psikologis dan kesehatan mental lainnya silahkan hubungi HelpLine : 085829293939, Atau buat janji temu di Smart Talent Psychology Art Center dengan klik link berikut : https://wa.link/vh0phf

Tags :
Freebies
Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post :

Bunda Lucy - Psikolog Anak Jakarta

Bunda Lucy

Psikolog Profesional